Senin, 22 Juni 2015

Apa itu puisi...?

Pengertian puisi
      Adalah karangan sastra yang cara penulisannya terikat oleh bait,baris, irama sajak, keindahan kata dan isi.
   Perhatikan contoh berikut ini:

         Rafi, anakku sayang
          Jangan bangun kala siang
          Lihatlah mentari sudah terang
          Jalan hidupmu masing panjang
          Sayang....
Indah bukan kata-kata di atas? Jadi, kita tidak bisa seenaknya membuat puisi tampa memperhatikan apakah kata-kata yang di gunakan itu sudah indah atau belum...

Unsur-unsur puisi, antara lain:
1. Tema, yaitu pokok persoalan yang akan diungkapkan oleh penyair
2. Diksi, yaitu pilihan kata
3. Rima, yaitu pengulangan kata, rima di sebut juga sajak
4. Makna, arti yang terkandung dalam puisi
5. Amanat, pesan moral atau pelajaran yang dapat dipetik dari puisi.

   Bahasa yang sering digunakan dalam puisi biasanya meliputi gaya bahasa konotasi dan simbol.

1. Bahasa Konotasi
         Yaitu bahasa yang mempunyai makna atau arti kiasan. Jadi dalam bahasa konotasi makna yang timbul adalah bukan makna yang sebenarnya. Dengan tujuan untuk menambah kesan keindahan kata.
         Perhatikan contoh berikut ini:
    Elok rupanya
    Sopan tutur katanya
    Banyak yang ingin merebutnya
    Dialah bunga desa
    Luhur pekertinya
    Secantik wajahnya

  Kata " bunga desa "berarti "gadis yang paling cantik sedesa"
   Mengapa dalam puisi diatas menggunakan" bunga desa " tidak menggunakan kata" gadis desa "??
    Jawabannya adalah karena kata-kata" bunga desa " itu terdengar lebih indah dari pada" gadis desa "

2. Bahasa Simbol
         Yaitu merupakan bahasa kiasan yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu. Jadi, untuk menggambarkan sesuatu penyair tidak langsung menggunakan bahasa yang jelas tetapi digambarkan dengan simbol. Tujuannya untuk menambah kesan keindahan kata.

         Perhatikan contoh berikut ini:
      Pagi di desaku
    Bola merah membara
    Bersinar sejuk, terang dan damai
    di ufuk timur dia muncul
    Menyibak kabut pagi yang redup

       Kalimat "Bola merah membara " dalam baris pertama dalam puisi diatas d
Adalah merupakan bahasa simbol untuk menggambarkan matahari.

Macam-macam puisi
·  Puisi lama di bedakan menjadi 5 (lima) macam yaitu:
1.pantun
      Yaitu jenis puisi lama yang dalam satu baitnya terdiri atas 4 (empat) larik dan bersajak a- b- a- b.
2. Syair
      Kata syair berasal dari bahasa Arab,yaitu syu'ur yang berarti perasaan.
3.  Gurindam
         Iyalah puisi lama yang berbentuk puisi dua seuntai, bersajak terus, yakni a-a.
4.  Seloka
        Ialah semacam pantun empat seuntai, tetapi berirama seperti syair, yaitu a- a- a- atau beranjak silang.
5.  Mantra
        Adalah sejenis puisi lama yang diyakini mempunyai kekuatan atau kesaktian.

· Puisi baru dibedakan menjadi 8 (delapan) macam, yaitu:
1.  Distikon
         Yaitu sajak dua seuntai
2.  Terzina
         Yaitu sajak tiga seuntai
3.  Kuantren
         Yaitu sajak empat seuntai
4.  Kuint
         Yaitu sajak lima seuntai
5.  Sektet
         Yaitu sajak enam seuntai
6.  Septima
         Yaitu sajak tujuh seuntai
7.  Stanza
         Yaitu sajak delapan seuntai
8.  Soneta
         Yaitu sajak empat belas seuntai
9.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar