Pengertian puisi
Adalah karangan sastra yang cara penulisannya terikat oleh bait,baris, irama sajak, keindahan kata dan isi.
Perhatikan contoh berikut ini:
Rafi, anakku sayang
Jangan bangun kala siang
Lihatlah mentari sudah terang
Jalan hidupmu masing panjang
Sayang....
Indah bukan kata-kata di atas? Jadi, kita tidak bisa seenaknya membuat puisi tampa memperhatikan apakah kata-kata yang di gunakan itu sudah indah atau belum...
Unsur-unsur puisi, antara lain:
1. Tema, yaitu pokok persoalan yang akan diungkapkan oleh penyair
2. Diksi, yaitu pilihan kata
3. Rima, yaitu pengulangan kata, rima di sebut juga sajak
4. Makna, arti yang terkandung dalam puisi
5. Amanat, pesan moral atau pelajaran yang dapat dipetik dari puisi.
Bahasa yang sering digunakan dalam puisi biasanya meliputi gaya bahasa konotasi dan simbol.
1. Bahasa Konotasi
Yaitu bahasa yang mempunyai makna atau arti kiasan. Jadi dalam bahasa konotasi makna yang timbul adalah bukan makna yang sebenarnya. Dengan tujuan untuk menambah kesan keindahan kata.
Perhatikan contoh berikut ini:
Elok rupanya
Sopan tutur katanya
Banyak yang ingin merebutnya
Dialah bunga desa
Luhur pekertinya
Secantik wajahnya
Kata " bunga desa "berarti "gadis yang paling cantik sedesa"
Mengapa dalam puisi diatas menggunakan" bunga desa " tidak menggunakan kata" gadis desa "??
Jawabannya adalah karena kata-kata" bunga desa " itu terdengar lebih indah dari pada" gadis desa "
2. Bahasa Simbol
Yaitu merupakan bahasa kiasan yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu. Jadi, untuk menggambarkan sesuatu penyair tidak langsung menggunakan bahasa yang jelas tetapi digambarkan dengan simbol. Tujuannya untuk menambah kesan keindahan kata.
Perhatikan contoh berikut ini:
Pagi di desaku
Bola merah membara
Bersinar sejuk, terang dan damai
di ufuk timur dia muncul
Menyibak kabut pagi yang redup
Kalimat "Bola merah membara " dalam baris pertama dalam puisi diatas d
Adalah merupakan bahasa simbol untuk menggambarkan matahari.
Macam-macam puisi
· Puisi lama di bedakan menjadi 5 (lima) macam yaitu:
1.pantun
Yaitu jenis puisi lama yang dalam satu baitnya terdiri atas 4 (empat) larik dan bersajak a- b- a- b.
2. Syair
Kata syair berasal dari bahasa Arab,yaitu syu'ur yang berarti perasaan.
3. Gurindam
Iyalah puisi lama yang berbentuk puisi dua seuntai, bersajak terus, yakni a-a.
4. Seloka
Ialah semacam pantun empat seuntai, tetapi berirama seperti syair, yaitu a- a- a- atau beranjak silang.
5. Mantra
Adalah sejenis puisi lama yang diyakini mempunyai kekuatan atau kesaktian.
· Puisi baru dibedakan menjadi 8 (delapan) macam, yaitu:
1. Distikon
Yaitu sajak dua seuntai
2. Terzina
Yaitu sajak tiga seuntai
3. Kuantren
Yaitu sajak empat seuntai
4. Kuint
Yaitu sajak lima seuntai
5. Sektet
Yaitu sajak enam seuntai
6. Septima
Yaitu sajak tujuh seuntai
7. Stanza
Yaitu sajak delapan seuntai
8. Soneta
Yaitu sajak empat belas seuntai
9.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar