Minggu, 14 Juni 2015

Perasaan ini tidak dapat di paksakan

Ini cerita tentang perasaan ku...., aku akan menceritakan nya dari saat aku pertama kali menyukai seseorang...., dan ini lah ceritanya:
    Saat aku sekolah di bangku SMP kelas 2 , aku memiliki sahabat baik sebut saja agnes,dan rida, kami memiliki karakter yang berbeda-beda tapi kami selalu melengkapi satu sama lain..., agnes adalah tipe orang yang cerewet tapi sebenarnya baik dan selalu mengalah. Sedangkan rida adalah orang yang keras kepala ,paling susah di nasehati,tapi dia baik hati tidak pernah sombong dan yang paling utama dari dia adalah tatapan matanya itu buat orang yang sedang marah dengan dia pasti langsung luluh hatinya...,dan aku tipe orang yang pendiam tidak pernah bercanda, kalau sudah marah aku tidak pernah pakai kekerasan tapi dengan kata-kata yang sangat menyakitkan hati..., jadi aku sering di panggil si mulut cabek, tapi bukan cabe-cabean lah...,
Yaa ini sedikit informasi tentang karakter kami...,
Kalau tentang pasangan kami selalu

Dan aku yang selalu memberikan usul untuk masalah percintaan...,
Tapi jujur aku tidak pernah berpacaran dan juga tidak berpengalaman ....,
Mereka sayang padaku dan selalu ingin yang terbaik untukku...,
Mereka pun memutuskan untuk mencari kan ku pacar...., pi selalu saja gagal..., tapi mereka tidak pernah putus asa..., mereka selalu mencarikan orang yang terbaik untukku..., sampai mereka lelah mencarikan ku pasang..., hingga aku berkata" sudahlah tidak usah cari aku pasangan, tar juga aku punya sendiri.aku tak mau menyusahkan kalian berdua.."Mereka langsung menjawab" wi kami ingin kamu punya pasangan seperti kami... jadi kita semua imbang tidak ad yang selalu sendirian .jika tiba-tiba kami sibuk dengan pasangan kami, pastinya kamu sendirian...., wi cobalah untuk membuka hati mu untuk orang lain..., ???" Aku langsung tersenyum dan pergi..., meningkatkan mereka...., dan aku terdiam sejenak merenung...,
   Aku sebenarnya membenci laki-laki..., dan tidak pernah menganggap semua laki-laki sebagai orang yang spesial di hati ku...
    Hari demi hari ku lewati, sahabatku mulai menerima keputusan ku...,
Aku mengikuti ekskul pramuka yang akan mengadakan perkemahan , dan aku juga di izinkan untuk mengikuti akskul ..., aku langsung pergi ke sana. Saat itu sahabatku rida tidak dapat ikut karena tidak di izinkan oleh orang tuanya untuk ikut, jadi aku dan agnes saja yang mengikuti ekskul..., kami seperti kehilangan separuh jiwa...., hari-hari kami terasa hambar..., trus agnes berkata"sudahlah wi ini sudah di atur dari Allah, jadi kita terima ajj...!!!  ". "Iya nes aku tau" jawabku...
Akhirnya malam api unggun pun akan di mulai, aku sedang duduk di depan tenda sendirian, karena yang lain sedang berbondong-bondong menyelesaikan persiapan api unggun termasuk agnes..., dan rombongan gapai bru selesai mengerjakan tugas mereka..., mereka pun menghanpiriku. Ternyata agnes juga baru selesai dan aku memenggil agnes untuk segera bergabung , biar tambah seru..., akhirnya kami bercanda tawa, tiba-tiba edo menbawa gitar,,, gapai pun berkata" wess oke tu do, tau ajj lo tu,,," ." Ya pasti lah , yuk kita langsung nyanyi-nyanyi ajj..., " . Terus kami bernyanyi bersama-sama...,
Pokoknya seru lah..., tiba-tiba edo mendekati ku, ya ngobrol-ngobrol  sambil becanda gitu,trus aku bilang ma dia" do kamu ksn pintar nyanyi , boleh gak kamu nyanyi in satu lagu, ya kalo kamu gk mau juga gk papa,aku gk maksa kok",,. Di langsung mengambil gitar dan bernyanyi , lagu sarange ,,, dari cara dia mandang aku seperti ad sesuatu,,, jadi aku tidak menandang balik, aku selalu menghindar dari pandangannya..., setelah edo bernyanyi dia berkata" jujur wi sebenarnya...... Aku......" ."Kamu kenapa sih do kyak gugup gitu....????"aku memotong pembicaraannya dengan penasaran dan penuh tandatanyan .  . , dia sebenarnya sudah membuat semua orang yang berada di dekat kami terdiam dan fikirannya seperti aku yang penuh tanda tanya..., dan akhirnya dia melanjutkan kata-kata yang aku potong tadi" Aku sebenarnya..... menyukai kamu wi....., apakah kamu mau menjadi pacar ku???" Sambil memegang tanganku dengan erat..., teman2 di sekitarku berteriak dan meneriaki dengan kata" terima,, terima,,, ayo terima wi....,sampai-sampai pembina nya ikutan menyorakinya ...., aku langsung ke bingungan , dan edo berkata" jika kamy tidak mau gk papa kok , aku gk maksa kamu...". Aku memikirkan berulang-ulang tapi tidak ad jawabannya..., aku memiliki jika aku tolak pasti edo kecewa dan malu, jadi aku memutuskan untuk menerima nya...., , aku sih gk pernah memikirkan jika edo suka padaku..., hari-hari ku jalani dengan edo dan mencoba membuka hati untuknya , tapi lama-kelamaan aku tidak bisa mencintainya , hati ku tidak bisa terbuka untuknya..., padahal dia selalu memberikan kasih sayangnya untukku sepenuh hati...
   Selama aku bersamanya aku hanya memberikan rasa kasihan saja..., aku merasa bersalah sekali , dan akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini..., edo sebenarnya tidak pernah bisa menerima, tapi dia coba untuk mengerti..., dan akhirnya menerima keputusan ku tampa menanyakan apa yang membuat aku meninggalkannya...
 
  Sekian dulu ya cerita dariku..., semonga kalian suka.., dan sampai jumpa lagi di catatan harian dewi syah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar