Haii...
Aku dewi syah. Aku anak pertama dari ibu Masnin dan anak ke-3 dari bapak syahbudin.
Ya......, dengan kata lain ayahku memiliki istri 2 . Tapi ayahku tidak berkomunikasi lagi dengan istrinya yang pertama....,
Ayahku sekarang bersama ibu kandung ku .
Dan inilah cerita ku......
Berawal dari aku masih kecil. Ya sekitar 1 tahun lahh umurku...
Saat itu ibuku sedang hamil dan sebentar lagi akan melahirkan.aku senang sekali dan aku ingin sekali yang lahir itu perempuan. ...,
akhirnya saat yang di tunggu-tunggu telah tiba.ibuku pun melahirkan ...., setelah adik di bersihkan aku pun bergegas menuju ke tempat ayahku duduk...,
dan bertanya pada ayah, ya walupun tidak genah gitu aku ngomong nya pi ayahku mengeti ap yang sedang aku katakan, ayahku langsung menjawab " adik mu yang lahir adalah laki-laki wi!!!..."
Aku aku pun serentak berlari keluar ,ayahku langsung mengejar ku lalu bertanya" kamu kenapa wi memangnya kamu tidak mau punya adik baru...???"
Aku pun menjawab dengan tersedu-sedu , intinya aja lah lupa saya kata-katanya " bukannya gitu tapi saya maunya adik perempuan ....!!!". Ayahku langsung tersenyum dan berkata "mau laki-laki atau perempuan itu sama saja yang penting kamu punya adik...".
Aku hanya diam saja. Sebenarnya laki-laki dan perempuan itu tetap saja berbeda....,
lama kelamaan aku mulai menerima kehadiran adik laki-lakiku itu. Tapi dari hari ke hari aku merasa ada yang aneh ibuku , sikapnya terhadap adikku itu dan aku itu , seperti membeda-bedakan ,,, aku sih tidak terlalu paham pada saat itu...,
waktu demi waktu ku jalani, ternyata dugaan ku itu benar,apa lagi pada
Saat ibu dan ayahku akan pergi ke pesta pernikahan paman ibuku hanya peduli pada adik ku saya dan membawa adikku itu pergi ke sana dan aku di titip kan kepada kerabat yang dekat dengan rumah....,
aku sebenarnya sudah nangis-nangis ingin itu tapi ibuku tidak menggubrisnya dan berkata "kamu itu sudah besar jadi gak usah ikut ".padahal aku masih berumur 3 tahun ,sudah di bilang besar...,
tar kalo dah umur 20 tahun pasti dibilangnya udah mau mati, sudah bau tanah....,
Sebenarnya ayahku sihhh...
Gak penah pilih kasih atau membeda-bedakan aku dan adikku , aku nya saya yang agak bandel ,ayahku selalu mengingat kan ap yang seharusnya aku ingat dan apa yang tidak boleh di ingat....,
ia senang sekali jika aku menjadi anak yang soleha...
,tahun demi tahun kulalui....,
tidak terasa aku sudah lulus SD dan akan melanjutkan ke jenjang SMP . Saat pendaftaran aku berbicara pada ibuku"ibuk bagaimana kalau kita berangkatnya pagi-pagi saja biar tidak mengantri...!!!"
Ibuku dengan santai menjawab "nanti saja , kamu beres-beres rumah dulu tar kalo dah selesai semua kita langsung jalan ke sana". Aku pun hanya tersenyum dengan rasa kekecewaan yang dalam....,
aku langsung mengejakan apa yang ibuku katakan , setelah semua selesai aku bersiap-siap ,dan langsung berangkat menuju kesekolah yang kami tuju...,
tepat seperti yang aku kira sudah banyak orang yang mengantri di sekolah itu. Ibuk pun berkata " aduh sudah banyak orang, aturan kita berangkatnya lebih pagi" . Setelah mendengar itu aku jadi kesal sendiri , berarti aku ngomong tadi gk di anggap...,
aku cuman diam....,
Dan akhirnya aku di terima di sekolah itu, rasa kekecewaan ku terbayar dengan di terimanya aku di sekolah itu...
Saat aku kenaikan kelas 2 SMP , adikku akan di daftarkan ke sekolah yang sama dengan ku. Hari pendaftaran pun telah tiba , ibuku pagi-pagi sekali membangunkan adikku dan menyuruhnya untuk bergegas ke sekolahan untuk mendaftarkan diri, dengan di dampingi ibuku....,
Aku menangis di dalam kamar dan mengenang ibuku pilih kasih?,
apa sebenarnya kesalahan ku?...,
apakah kekurangan dari diri ku?..., mengapa aku tidak diperhatikan seperti adikku?,....
Ya Allah....
Apakah aku benar-benar anaknya ataukah bukan??..
Aku sangat sakit....
Dan aku pun tidak menerima pilih kasih ini....,
Ibu....
Mengapa engkau melahirkan ku....
Jika kau tak dapat menyayangiku sepenuh hati....
Aku merasa kau hanya memperlakukan ku sebagai anak tiri....
Mungkin aku selalu salah di matamu ibu dan mungkin adikku yang dapat menyenangkan hati mu....
Aku iklas jika aku kau sakiti seperti ini , suatu saat nanti aku pasti bisa sukses dan dapat membahagiakan mu, mungkin saja kau akan menyayangi ku sepenuhnya.....
Amin ya robbal Alamin....
Ini adalah cerita ku , semoga bermanfaat untuk kalian semua..., dan jika ada kesalahan dalam penulisan atau kata-kataku yang kurang berkenan di hati , aku mohon maaf, dan kepada Allah aku mohon ampun....
Sekian dulu dari catatan dewi syah....,
Dan terimakasih....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar